Menulis

Menulis adalah sebuah tradisi intelektualitas yang turun temurun sejak dulu, selalu diwariskan dari generasi ke generasi. Selama kita masih menulis, maka akan selalu akan ada orang yang membacanya. Ketika kita berhenti menulis, maka akan kembali ke jaman jahiliah. Jaman kegelapan.

Tradisi menulis jaman  "majapahit" dan sebelumnya adalah menulis diatas batu. Karena ada tradisi menulis  kita saat ini bisa menikmati keindahan candi borobudur, prambanan dan candi candi lainnya. Selain mengagumi keindahannya, juga bisa mengagumi teknologi yang berkembang, dan sejarah  tentang kejadian dalam pembangunan candi tersebut. Kita bisa membaca dari artifak2 yang ada, hingga terangkai sebuah alur ceritera perjalanan sejarah nenek moyang kita.

Andaikan waktu itu tak ada tradisi intelektual dalam menulis yang diujudkan dalam simbul2 dan gambar, maka kita akan terputus dengan pemikiran leluhur. Kita terputus oleh akar budaya dan pemikiran. Dan kita tak pernah tahu apa yang terjadi pada masa lampau.  Tak ada sejarah dan tiada budaya, yang tertinggal hanyalah mitos yang mendekatkan pada kejahiliahan.

Tradisi menulis jaman "pra kemerdekaan" adalah menulis diatas sabak. Menulis diatas batu, namun bukan lagi dalam bentuk simbol2 ukiran, namun dalam bentuk rangkaian huruf dan kata. Inilah awal dan landasan paling mendasar dari tradisi intelektualitas modern.

Tradisi menulis jaman "pra dan pasca kemerdekaan" adalah menulis diatas kertas. Tradisi ini diwariskan pendahulu kita. Hingga teks proklamasi pun tertulis diatas secarik kertas  oleh sukarno dan hatta. Tanpa tradisi menulis, kita tak kan tahu apa itu kemerdekaan. Tanpa tradisi menulis kita takkan tahu arti dan bagaimana  mengisi kemerdekaan. Tanpatradisi menulis, kita tak kan mamapu membedakan era penjajahan dan era kemerdekaan.

Tradisi menulis jaman "awal milenium" adalah menulis di dunia maya. Ketika anda membaca tulisan ini, maka anda sudah berada di dunia maya. Kelanjutan dari dunia terdahulu. Kelanjutan dari tradisi menulis jaman batu. Tradisi intelektualitas tetap sama. Yang membedakan hanya medianya saja.

Mungkin kita menyebutnya "menulis diatas awan. Selamat datang era baru.....