Jasa cargo itu bermacam pembagiannya. Menurut jenis service yang diberikan, #Bisniscargo paling tidak bisa dibagi menjad 4 kategori service. keempat kategori tersebut adalah Door To Door ( DTD), Door To Port (DTP), Port To Door (PTD) dan yang terakhir adalah Port To Port (PTP). Untuk penjelasan dari keempat hal tersebut adalah sebagai berikut :
Port To Port (PTP) adalah salah satu layanan dari jasa cargo yang diberikan kepada pelanggan dengan moda port to port atau point to point. Dalam hal ini port bisa berarti pelabuhan laut (sea port), pelabuhan udara (bandara / air port), setasiun (untuk moda transportasi via kereta) atapun pangkalan truk (gudang atau pool).
Dalam service ini, penyedia jasa cargo hanya mengurusi transportasi barang dari point to point saja. Misalkan dari cengkareng airport (jakarta) ke Achmad Yani Airport (Semarang). Service ini, sama sekali tidak ada proses pick up (penjemputan barang) ataupun delivery (pengantaran barang).
Dari semua service yang diberikan, ini harganya paling murah. Karena memang fariabel biayanya paling kecil.
Door To Door ( DTD), adalah salah satu layanan jasa cargo yang diberikan kepada pelanggan dengan moda door to door atau pintu ke pintu atau seringpula disebut dengan dari rumah ke rumah. Service ini memberikan kemudahan paling besar bagi pelanggan. Pengirim barang tinggal telpon ke penyedia jasa cargo, maka barang akan di pick up (diambil) di alamat pengirim. Sedangkan di tujuan, penerima barang tinggal menunggu kedatangan barang di rumah atau alamat. Kalau barang terlambat datang, yang bersangkutan tinggal complain (telpon) ke jasa cargo, untuk menanyakan kenapa barang terlambat.
Service ini paling gampang bagi pengguna jasa. Tinggal angkat telepon, selesai semuanya. Karena kemudahan tersebut, maka biaya atau ongkos kirim service ini paling mahal dibandingkan dengan ketiga yang lain.
Door To Port (DTP), adalah salah satu layanan jasa cargo yang diberikan kepada pelanggan dengan moda door to port atau dari pintu hinggan port atau pelabuhan, bandara, setasiun tujuan. Service ini memberikan kemudahan pada pengirim barang. pengirim tinggal telpon jasa cargo, maka barang akan di pick up (jemput). Sedangkan penerima barang harus mengambil di port atau pelabuhan atau setasiun tujuan.
Port To Door (PTD), adalah salah satu layanan jasa cargo yang diberikan kepada pelanggan dengan moda port to door atau dari port ke pintu. Service ini merupakan kebalikan dari layanan door to port. Kalau door to port memberi kemudahan pada pengirim, maka port to door memberi kemudahan pada penerima barang.
Kemajiban pengirim barang adalah mengantar barang kiriman ke pelabuhan asal, sedangkan penerima barang tinggal menunggu di rumah atau alamat untuk pengantaran.
Port To Port (PTP) adalah salah satu layanan dari jasa cargo yang diberikan kepada pelanggan dengan moda port to port atau point to point. Dalam hal ini port bisa berarti pelabuhan laut (sea port), pelabuhan udara (bandara / air port), setasiun (untuk moda transportasi via kereta) atapun pangkalan truk (gudang atau pool).
Dalam service ini, penyedia jasa cargo hanya mengurusi transportasi barang dari point to point saja. Misalkan dari cengkareng airport (jakarta) ke Achmad Yani Airport (Semarang). Service ini, sama sekali tidak ada proses pick up (penjemputan barang) ataupun delivery (pengantaran barang).
Dari semua service yang diberikan, ini harganya paling murah. Karena memang fariabel biayanya paling kecil.
Door To Door ( DTD), adalah salah satu layanan jasa cargo yang diberikan kepada pelanggan dengan moda door to door atau pintu ke pintu atau seringpula disebut dengan dari rumah ke rumah. Service ini memberikan kemudahan paling besar bagi pelanggan. Pengirim barang tinggal telpon ke penyedia jasa cargo, maka barang akan di pick up (diambil) di alamat pengirim. Sedangkan di tujuan, penerima barang tinggal menunggu kedatangan barang di rumah atau alamat. Kalau barang terlambat datang, yang bersangkutan tinggal complain (telpon) ke jasa cargo, untuk menanyakan kenapa barang terlambat.
Service ini paling gampang bagi pengguna jasa. Tinggal angkat telepon, selesai semuanya. Karena kemudahan tersebut, maka biaya atau ongkos kirim service ini paling mahal dibandingkan dengan ketiga yang lain.
Door To Port (DTP), adalah salah satu layanan jasa cargo yang diberikan kepada pelanggan dengan moda door to port atau dari pintu hinggan port atau pelabuhan, bandara, setasiun tujuan. Service ini memberikan kemudahan pada pengirim barang. pengirim tinggal telpon jasa cargo, maka barang akan di pick up (jemput). Sedangkan penerima barang harus mengambil di port atau pelabuhan atau setasiun tujuan.
Port To Door (PTD), adalah salah satu layanan jasa cargo yang diberikan kepada pelanggan dengan moda port to door atau dari port ke pintu. Service ini merupakan kebalikan dari layanan door to port. Kalau door to port memberi kemudahan pada pengirim, maka port to door memberi kemudahan pada penerima barang.
Kemajiban pengirim barang adalah mengantar barang kiriman ke pelabuhan asal, sedangkan penerima barang tinggal menunggu di rumah atau alamat untuk pengantaran.
@lambangsarib lambang saribuana